peran penting arti klitoris wanita

Klitoris adalah tonjolan kecil dan lembut pada bagian depan jalan masuk ke vagina. Klitoris wanita terletak pada vulva, bagian terluar organ kewanitaan. Klitoris tidak terletak di dalam vagina, melainkan tepat di atasnya, diselubungi oleh lapisan yang disebut tudung klitoris.

Klitoris wanita merupakan kunci dari klimaks yang bisa dirasakan oleh perempuan saat melakukan hubungan seks dengan pasangannya. Klitoris adalah salah satu zona sensitif seks wanita atau zona erotis wanita. Namun, yang menjadi sebuah pertanyaannya adalah “seberapa banyak Anda paham tentang klitoris wanita”?

Arti Penting Klitoris Wanita Saat Melakukan Hubungan Intim

klitoris sejak dulu sempat dikenal sebagai bagian tubuh yang tidak berguna dan tidak bertumbuh. Padahal klitoris adalah bagian zona tubuh wanita yang paling sensitif dan merupakan sumber utama gairah seksual wanita. Lalu, bagaimana Anda bisa mengeksplore klitoris lebih jauh?

Jane Minkin Mary, MD, seorang profesor klinis kebidanan dan ginekologi di Yale School of Medicine mengatakan,

“Yang Anda butuhkan adalah cermin tangan untuk mengeksplorasi,” Perhatian lebih pun harus diberikan pada jaringan ajaib ini untuk mendapatkan hasil yang mengejutkan dari peran penting klitoris bagi kebutuhan seksual wanita.

Berikut beberapa peran penting klitoris wanita yang harus Anda perhatikan diantaranya adalah :

1. Klitoris memiliki banyak ujung saraf

Klitoris wanita membungkus sekitar delapan ribu ujung saraf, yang dua sampai tiga kali lebih banyak dari jumlah ujung saraf di kepala Mr P. Kepala klitoris kira-kira berukuran sebesar kacang polong dan diperkirakan memiliki
sekitar 8000 ujung saraf sensorik sehingga menjadi bagian tubuh wanita paling sensitif terhadap rangsangan seksual. Itulah alasan mengapa begitu banyak pria tidak mengerti bagaimana mereka harus menyentuh bagian tersebut dengan lembut.

2. Klitoris harus distimulasi

Mayoritas wanita membutuhkan stimulasi klitoris langsung untuk mengalami orgasme. Stimulasi paling efektif terhadap klitoris umumnya dilakukan melalui stimulasi oral atau manual, disebut juga stimulasi langsung. Sekitar 70-80 persen wanita membutuhkan stimulasi langsung pada klitoris untuk mencapai orgasme. Stimulasi dengan tangan dapat dilakukan dengan tangan yang sudah diolesi pelumas. Klitoris wanita juga menjadi bagian yang menjadi pusat stimulasi saat masturbasi.

Stimulasi terhadap labia minora atau bibir klitoris bagian dalam yang langsung terhubung ke tonjolan dan tudung memiliki efek serupa dengan stimulasi langsung. Selain itu, stimulasi pada tudung dan area sekitar tonjolan klitoris wanita juga dapat membangkitkan gairah seksual.

Akan tetapi, banyak kaum wanita yang malu karena tidak bisa mengalami orgasme tanpa rangsangan di daerah itu. Namun, Anda tidak perlu merasa aneh atau malu untuk mengatakannya kepada pasangan Anda jika itu yang Anda butuhkan untuk bisa meraih orgasme seperti yang Anda inginkan dengan suami Anda.

3. Klitoris diciptakan untuk orgasme berkali-kali

Tidak seperti Mr P laki-laki, klitoris Anda dapat mempertahankan sebagian besar suplai darah setelah orgasme. Meskipun Anda mungkin mengalami sensitivitas lebih sedikit pasca orgasme pertama, Anda dapat memiliki banyak orgasme cukup cepat setelahnya.  Di sisi lain, hanya dengan stimulasi langsung pada klitoris wanita bahkan dapat meraih orgasme tanpa melibatkan penetrasi vagina. Hal ini dikarenakan Miss V memang memiliki lebih sedikit ujung saraf dibandingkan klitoris.

4. Klitoris tetap bertumbuh

Seperti penis, klitoris wanita secara alami berbeda ukuran dan sensitivitasnya. Jika distimulasi dengan tepat, ukuran ini tidak memengaruhi kualitas hubungan seksual. Pada saat anda memasuki menopause, kelitoris wanita mungkin mengembang hingga 2,5 kali lebih besar daripada saat Anda masih remaja. Fakta uniknya, klitoris Anda dapat berfungsi selamanya.

5. Klitoris harus dilatih

Seperti bagian lain dari tubuh Anda, klitoris harus dirangsang dengan cara yang menciptakan aliran darah masuk dan keluar untuk tetap sehat. Kurangnya aliran darah ke klitoris berpotensi menyebabkan kondisi langka, atrofi klitoris. Saat terangsang, klitolis dan seluruh area vagina menjadi berubah warna karena jaringan erektil penuh dengan aliran darah. Diameter tonjolan klitoral meningkat menjadi dua kali lipat saat terangsang. Selanjutnya, tonjolan akan diselimuti oleh jaringan tudung klitoral yang mengembang. Jaringan ini akan melindungi tonjolan dari kontak langsung yang dapat mengiritasi klitoris.

Setelah orgasme tercapai, aliran darah yang mengumpul akan kembali beredar seperti semula. Ukuran klitotis wanita kemudian akan kembali normal dalam 5-10 menit. Namun jika orgasme tidak tercapai, klitoris dapat tetap membesar selama beberapa waktu dan dapat menyebabkan ketidaknyamanan.

Nah, itulah peran penting arti klitoris wanita bagi kehidupan seksualnya yang sudah Anda ketahui. Dengan mengenali anatomi dan cara kerja klitoris serta vagina, Anda dan pasangan akan lebih mudah mencari cara untuk mencapai kepuasan saat berhubungan seksual.

Sumber : alodokter.com,  Womenshealthmag.com