penyakit-yang-mengganggu-reproduksi-pria

Penyakit yang Bisa Mengganggu Reproduksi Pria

Bagi seorang pria memiliki penis yang sehat dan kuat menjadi tolak ukur untuk mendapatkan kenikmatan bercinta dengan istrinya. Dengan kata lain seorang pria tidak ingin memiliki permasalahan mengenai organ vital yang dimilikinya seperti kelainan maupun penyakit yang bisa mengganggu reproduksi pria. Bukan hanya dirinya sendiri yang akan dirugikan akan hal itu, melainkan juga pasangannya.

Kelainan yang dialami organ vital laki-laki akan menyababkan terjadinya gangguan pada produksi sperma. Dan pada akhirnya hal ini bisa menyebabkan seorang laki-laki menjadi tidak subur bahkan mandul. Kelainan sperma yang dialami biasanya terjadi pada: kualitas, bentuk, jumlah, fungsi, dan motilitas (pergerakan) sperma.

Selain itu, terdapat juga penyakit yang terjadi pada organ reproduksi pria. Hal ini dinilai juga dapat mengganggu proses pembentukan dan perkembangan sperma. Berikut adalah 10 penyakit yang bisa mengganggu reproduksi pria:

1. Impotensi

Ketidakmampuan mempertahankan ereksi penis. Impotensi dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain gangguan produksi hormon testosterone, kelainan psikis, penyakit diabetes mellitus, kecanduan rokok, alkohol, obat-obatan, dan gangguan sistem saraf.de

2. Kanker Prostat

Sejenis kanker yang berkembang di prostat. Hal ini terjadi ketika sel prostat mengalami mutasi dan mulai berkembang di luar kendali. Kanker prostat dapat menimbulkan rasa sakit, kesulitan buang air kecil, disfungsi ereksi dan gejala lainnya.

kanker prostat penyakit yang bisa mengganggu reproduksi pria

3. Sifilis

Penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Treponema pallidum. Penyakit ini bisa menular melalui hubungan seksual, baik vaginal, rektum, anal, maupun oral. Tanda-tanda sifilis, antara lain terjadinya luka pada alat kelamin, rektum, lidah, dan bibir; pembengkakan getah bening pada bagian paha; bercak-bercak di seluruh tubuh; tulang dan sendi terasa nyeri ruam pada tubuh, khususnya tangan dan telapak kaki.

sifilis penyakit yang bisa mengganggu reproduksi pria

4. Ejakulasi Dini

Merupakan gangguan seksual  pada pria dimana proses ejakulasi tidak bisa dikendalikan. Ejakulasi dini terjadi ketika pria mengalami orgasme dan mengeluarkan air mani setelah melakukan aktivitas seksual serta dengan stimulasi penis yang minimal. Hal tersebut dapat disebut ejakulasi secara cepat, klimaks cepat, atau klimaks sejak dini.

ejakulasi dini penyakit yang bisa mengganggu reproduksi pria

5. Uretritis

Peradangan pada uretra dengan gejala rasa gatal pada penis dan sering buang air kecil. Penyebabnya adalah Chlamydia trachomatis, Ureplasma urealyticum,atau virus herpes.

penyakit-uretritis-yang-bisa-mengganggu-reproduksi-pria

6. Gonorrhea

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. Bakteri hanya akan menular melalui kontak langsung saat melakukan hubungan seksual. Pria memiliki resiko 20% terinfeksi virus gonorrhea. Gejala gonorrhea pada pria muncul hanya dari
hubungan seksual yang dilakukan dengan wanita yang telah terinfeksi gonore. Sedangkan pada wanita memiliki resiko 60-80% .

gonorrhea penyakit yang bisa mengganggu reproduksi pria

7. Herpes Genetalis

Penyakit disebabkan oleh virus Herpes simpleks. Gejala penyakit herpes genetalis, antara lain timbulnya rasa gatal atau sakit pada daerah kelamin dan adanya luka yang terbuka atau lepuhan berair.Herpes Genitalis Bisa Menular Walau Tanpa Gejala

8. Hipospadia

Merupakan kelainan bawaan pada laki-laki berupa muara atau cabang saluran kemih terletak di bagian bawah kemaluan laki-laki.

hipospadia penyakit yang bisa mengganggu reproduksi pria

9. Hipogonadisme

Suatu gangguan yang menyebabakan terjadinya produksi hormon testoteron yang kurang memadai oleh testis. Hormon testoteron berfungsi untuk perkembangan dalam pembentukkan karakter pria terutama fisik, mendorong keinginan seksualnya, mengatur suasana hati pria, dan lain-lain.

hipogonadisme penyakit yang bisa mengganggu reproduksi pria

10. Kriptorkidisme

Kegagalan dari satu atau kedua testis untuk turun dari rongga abdomen ke dalam scrotum pada waktu bayi. Penangannya dapat dilakukan dengan pemberian hormon human chorionic gonadotropin untuk merangsang testoteron.

kriptorkidisme penyakit yang bisa mengganggu reproduksi pria