Pengaruh Pria Obesitas Pada Perkembangan Janin – Obesitas atau yang biasa disebut kegemukan merupakan penumpukan lemak berlebih yang ada di dalam tubuh. Pengukuran lemak pada seseorang biasanya menggunakan prinsip dasar IMT atau Indeks Massa Tubuh (dalam bahasa inggris disebut dengan BMI atau Body Mass Index). Pengukuran tersebut bisa menggunakan rumus: Pengaruh Pria Obesitas Pada Perkembangan Janin - rumusPada orang dewasa normal dan sehat, nilai IMT mereka di antara 18.5 dan 24.9. Seseorang dikatakan mengalami obesitas jika IMT-nya lebih dari atau sama dengan 30.0.

Di negara maju terutama di Amerika, Badan Kesehatan dunia (WHO) menyatakan bahwa 1 dari 3 wanita di Amerika memiliki masalah kegemukan. Berdasarkan studi yang dilakukan UGM pada tahun 2006, sekitar 10% pria dan 25% wanita dewasa di Indonesia memiliki kelebihan berat badan. Selain itu, WHO juga meng-estimasi bahwa pada 2015 di Indonesia, populasi dengan usia di atas 30 tahun yang kelebihan berat badan telah mencapai 13% untuk pria dan 38% untuk wanita.

Obesitas terjadi karena kebiasaan gaya hidup yang tidak benar. Salah satunya adalah kebiasaan makan yang tidak teratur yang tidak diimbangi dengan aktivitas gerak yang signifikan. Hal ini akan menyebabkan penumpukan kalori berlebihan yang kemudian akan dikonversi menjadi lemak. Penumpukan lemak berlebih ini lama kelamaan bisa menyebabkan tersumbatnya pembuluh darah yang pada akhirnya bisa menimbulkan penyakit jantung. Selain itu, jika penyumbatan tersebut terjadi di organ vital pria, akan menyebabkan impotensi dan mengganggu kesuburan mereka tentunya.

Pengaruh Pria Obesitas Pada Perkembangan Janin

Para peneliti dari Stanford University School of Medicine menemukan hubungan antara berat badan berlebih, jumlah sperma, serta kualitas ejakulasi seorang pria. Dr. Michael Eisenberg, salah seorang peneliti universitas tersebut mengatakan,

“Kandungan lemak yang ada di dalam tubuh pria penderita obesitas dapat mempengaruhi kualitas air maninya. Salah satunya adalah dengan menurunnya kualitas dan jumlah sperma. Selain itu, sirkulasi darah yang tidak lancar menuju alat vital juga sering ditemukan pada pria yang menderita obesitas”.

Pernyataan lain juga telah dikemukakan oleh para ahli reproduksi dari University of Melbourne Departemen Zoologi. Mereka menyatakan bahwa pria yang kelebihan berat badan akan menyebabkan dampak buruk terhadap sperma mereka. Seperti menyebabkan janin yang lebih kecil, buruknya keberhasilan kehamilan dan perkembangan plasenta yang kurang baik.

Pada penelitian tersebut, para ilmuwan menggunakan In Vitro Fertilization (IVF) untuk menentukan dampak ayah yang obesitas pada implantasi embrio ke dalam rahim dan perkembangan janin. Mereka mengembangkan embrio yang berasal dari tikus dengan berat badan normal dan tikus obesitas. Para tikus obesitas telah diberi makanan cepat saji selama sepuluh minggu. Dan hasilnya, tikus yang obesitas menghasilkan janin yang berkembangannya tertunda. Dan pada akhirnya, kesimpulan yang mereka dapat adalah:

  • Perkembangan janin yang tertunda dihasilkan dari ayah obesitas
  • Tingkat implantasi embrio ke dalam rahim dan perkembangan janin pada hewan tersebut menurun hingga 15%
  • Berat plasenta dan perkembangan secara signifikan berkurang untuk embrio yang berasal dari sperma laki-laki gemuk

Temuan ini menunjukkan bahwa ayah obesitas tidak hanya berdampak negatif pada perkembangan embrio, tetapi juga berdampak pada keberhasilan implantasi ke dalam rahim. Yang kemudian menghasilkan plasenta kecil yang mengganggu pertumbuhan dan perkembangan janin yang berisiko bagi kesehatan keturunannya dalam jangka panjang.

Jadi itulah Pengaruh Pria Obesitas Pada Perkembangan Janin. Sebagai penderita obesitas, aktivitas di ranjang memang menjadi kendala. Tapi tetap saja seorang pria harus bisa memuaskan pasangannya di atas ranjang.

Jika Anda memiliki permasalahan di ranjang dengan pasangan, maka kami menyediakan Obat Kuat yang cocok untuk Anda. Seperti DureVel Spray yang bisa membuat pria tahan lama saat berhubungan diranjang. Atau ZhangPower yang bisa membuat Mr.P lebih besar dan panjang. Atau juga MagicOil yang mampu mengatasi masalah ereksi yang kurang kuat dan disfungsi ereksi. Dan juga Anda tidak perlu khawatir, karena obat-obat ini terbuat dari bahan herbal yang alami, jadi aman untuk digunakan. Untuk pemesanan, silahkan hubungi Customer Service kami..