cara mencukur rambut kemaluan wanita

Sebagai wanita, pernahkah Anda mencukur rambut kemaluan? Jika belum, perhatikan beberapa cara mencukur rambut kemaluan saat Anda akan mencukur bulu kemaluan Anda agar tidak iritasi, gatal, infeksi, bahkan jadi sarang jamur dan bakteri yang menimbulkan efek yang sangat berbahaya.

Area pada Miss V memang sangat lembut dan sensitif, tentunya harus dilakukan teknik cara mencukur rambut kemaluan dengan baik dan benar. Sebagai seorang wanita, Anda memang harus dituntut bagaimana menjaga kesehatan daerah vagina Anda salah satunya adalah dengan mencukur rambut kemaluan yang harus Anda perhatikan.

Beberapa kesalahan wanita tentang cara mencukur rambut kemaluan

Cara mencukur rambut kemaluan memang tidak sama dengan cara memotong rambut kepala. Namun ada beberapa kebiasaan yang keliru dan disamakan dengan cara memangkas rambut pada kepala sehingga dapat menyebabkan kulit dapat teriritasi dan gatal.

Apa saja kesalahan yang sering dilupakan saat cara mencukur rambut kemaluan tersebut? simak ulasannya berikut ini :

1. Mencukur sebelum mandi

Mengapa mencukur rambut kemaluan tidak boleh dilakukan sebelum mandi? Sebelum mandi kulit cenderung kering dan membuatnya mudah teriritasi alat cukur. Oleh sebab itu, mencukur sebaiknya dilakukan setelah membasahi tubuh Anda dengan air hangat.

Anda juga bisa melakukan ritual mandi air hangat atau berendam lebih dahulu sebentar untuk membuat kulit area kewanitaan agar lebih lembut dan dapat membuka pori-pori serta folikel rambut kemaluan bisa lebih mudah untuk dicukur.

2. Menggunakan sabun

Sabun mandi biasanya akan membuat kulit kering. Untuk menghindari kulit gatal sebaiknya gunakan krim cukur atau krim pendingin agar tidak menimbulkan iritasi saat mencukur di area kewanitaan Anda. Anda juga bisa menggunakan lotion sebelum mencukur. Pijat dan biarkan hingga lotion mengering, ini akan memudahkan mencukur rambut kemaluan Anda.

Anda juga dapat menggunakan krim pencukur yang biasa digunakan pria. Anda juga bisa memakai krim pencukur rambut agar hasil cukur bulu kemaluan Anda lebih bersih dan tahan lama. Anda  juga bisa membeli satu botol krim pencukur. Setelah berendam air hangat, oles ke semua bagian miss V dan cukur seperti biasa.

3. Menggunakan pisau cukur lama

Pisau cukur semakin lama dapat tumpul, hal ini membuat kulit rentan luka, untuk itu perhatikan pisau pencukur rambut kemaluan Anda. Dalam mengunakan pisau cukur, Anda bisa menekan kulit sedatar mungkin untuk menghindari Miss V terluka oleh pisau cukur. Permukaan yang tidak rata bisa memperbesar kemungkinan iritasi.

Jika Anda ingin aman dalam mencukur kemalauan Anda gunakanlah alat yang tepat dengan menggunakan shaving cream. Fungsi menggunakan alat ini adalah untuk mencegah iritasi dan untuk lebih mempermudah pencukuran. Hindari mengandung wewangian tajam.

4. Menekan terlalu keras

Terlalu menekan sangat keras saat mencukur rambut kemaluan bisa menyebakan sel-sel kulit mati lebih dan menyebabkan lebih banyak gesekan, sehingga merugikan kulit Anda. Untuk itu lakukan dengan beberapa cara yang pelan-pelan dan penuh kelembutan, karena daerah Miss V adalah daerah yang sangat sensitif pada wanita.

5. Mencukur ke arah yang salah

Cara terbaik untuk mencukur adalah mengikuti arah pertumbuhan bulu. Hal ini tidak hanya membuat mencukur lebih mudah tetapi juga menghindari iritasi. Jika rambut vagina Anda terlalu panjang, gunting dulu untuk memperpendek bulu kemaluan Anda, kemudian baru dicukur. Dicukur pun harus dengan satu arah agar tumbuhnya nanti juga bisa rapi. Untuk hasil lebih bersih, cukur dengan arah berlawanan  dengan arah tumbuhnya rambut. Jika kulit sensitif, cukur searah dengan tumbuhnya rambut saja

6. Terburu-buru

Mencukur terburu-buru bisa menyebabkan kulit mengalami teriritasi dan rasa gatal yang menyengat. Luangkan waktu Anda untuk memainkan pisau cukur perlahan dan harus lebih dilakukan dengan hati-hati.

7. Berbagi pisau cukur

Pisau cukur selalu menjadi rumah bakteri, ketika Anda berbagi pisau cukur Anda maka artinya Anda berbagi bakteri juga. Untuk itu Anda harus mempunyai alat pencukur ambut kemaulan pribadi agar tidak terjadi suatu yang lebih buruk seperti yanng tidak diinginkan.

8. Melewatkan pelembab pada akhirnya

Mencukur rambut kemaluan menyebabkan kulit area Miss V Anda kering menjadi kering  yang menyebabkan iritasi. Satu-satunya solusi adalah segera menerapkan pelembab segera setelah bercukur agar lebih terawat dan terjaga kesehatan bagian kewanitaan Anda.

Nah, itulah 8 kesalahan cara mencukur rambut kemaluan yang sudah Anda ketahui, dengan datangnya artikel kesehatan seksual di situs obatoles123.com ini dapat menginspirasi Anda bagaimana cara mencukur rambut kemaluan dengan baik dan benar seperti yang Anda harapkan.

Silahkan kunjungi laman Artikel Penting untuk kumpulan artikel kesehatan seksual terbaru lainnya. (AB)