Awas!! Waspadai Gejala Kanker Penis Pada Pria

Kanker Penis – Sebagai salah satu organ seksual sekaligus sebagai alat reproduksi, penis merupakan salah satu organ tubuh yang harus dijaga karena fungsinya sangat berkaitan erat dengan siklus kehidupan. Mr.P yang bentuknya batang merupakan jalan keluar sperma serta urin dari dalam tubuh pria, dilengkapi pula dengan berbagai jenis jaringan mulai dari kulit, saraf, otot polos sampai pembuluh darah.

Ciri dan Gejala Kanker Penis

Perlu Anda waspadai salah satu penyakit yang tanpa disadari dapat merusak organ seksual pria adalah kanker penis. Mengingat kanker bisa terjadi pada organ genital pria. Kanker penis merupakan penyakit yang harus diwaspadai kehadirannya oleh para pria.

Kanker pada alat vital pria sendiri terjadi saat kanker menyerang kulit atau jaringan yang sudah disebutkan ada di dalam penis. Sel-sel pada jaringan yang membentuk penis dapat dihinggapi oleh kanker. Kebanyakan kasus kanker Mr P dimulai dari sel-sel pada kulit penis. Beberapa ciri dari kanker Mr.P yang harus segera ditangani meliputi:

  • Rasa sakit dan adanya benjolan pada penis yang cepat dan bertambah besar
  • Timbulnya rasa gatal
  • Penis mudah berdarah
  • Perubahan warna kulit di daerah yang terkena kanker
  • Penebalan kulup atau kulit penis
  • Munculnya ruam

Sampai saat ini penyebab dari kanker pada penis belum bisa terdeteksi secara pasti. Beberapa dugaan penelitian mengarah pada adanya infeksi pada penis seperti terkena dampak HPV (Human Papillomavirus Virus) yang mengendap di dalam kulit dan berkembang menjadi kanker. Selain itu, adanya gaya hidup yang tidak menyehatkan. Seperti kebiasaan merokok dan minuman-minuman keras juga berkontribusi pada buruknya sistem imun pada tubuh.

Mengantisipasi Kanker Penis

Perlu Anda ketahui bahwa dari sekian banyak cara untuk menghindari dan mengantisipasi penyebab kanker pada penis adalah dengan cara sunat. Hal ini didasarkan pada studi yang meneliti bahwa resiko kanker penis jauh lebih rendah di antara pria yang disunat dibandingkan pria yang tidak disunat. Di Negara Amerika Serikat sendiri, risiko terjadinya kanker penis juga lebih sedikit pada pria yang disunat.

Brian Morris seorang peneliti virus HPV dari University of Sydney di Australia mangatakan,

“Jika kasus kanker Mr.P banyak terjadi di negara-negara di mana sunat jarang dilaksanakan”

Mengapa hal ini terjadi? Ternyata, ada kaitan erat antara sunat dengan kanker penis terletak pada kulup yang berada di penis. Kulup pada penis pria yang tidak disunat akan sulit dibersihkan, sehingga bisa menyebabkan peradangan yang menjadi penyebab umum dari munculnya penyakit kanker. Brian Morris juga menambahkan,

“Pria yang tidak disunat juga memiliki resiko lebih besar untuk mengalami kontak langsung dengan virus HPV. Virus HPV akan terjebak di bawah kulup yang lembap. Di daerah lembap serta hangat tersebutlah, infeksi mudah terjadi”

Dalam mengantisipasi gejala kanker Mr.P selain sunat Anda juga bisa melakukan berbagai cara untuk mencegah terjadinya kanker penis seperti “menjaga kebersihan area penis”. Karena kebersihan yang buruk dapat membuat kasus peradangan. (AB)