Energi sangat dibutuhkan dalam kegiatan seks. Untuk itu diperlukan gerakan-gerakan olahraga yang mendukung kegiatan seks. Karena berbagai gerakan dalam seks yang dilakukan monoton banyak menyerap tenaga. Untuk itu perlu dilakukan cara untuk meningkatkan energi tersebut, selain dengan cara menyuplai energi dengan sumber makanan juga menggunakan cara menjaga kebugaran dengan cara pelatihan. Tentu pelatihan disini adalah olahraga yang memperkuat organ-organ yang berhubungan dengan seksualitas.

     Tidak hanya bagi wanita, pria juga membutuhkan gerakan olahraga untuk memperkuat tubuh guna mendukung kegiatan seksualitasnya. Beberapa gerakan untuk menunjang lancarnya kegiatan diatas ranjang adalah sebagai berikut:

Pertama, cardio.

Renang, lari maupun bersepeda adalah latihan kardio yang menyehatkan jantung dan fisik. Olahraga kardio yanga dilakukan rutin bisa meningkatkan sirkulasi darah semakin lancar. Tentu saja ini akan berpengaruh terhadap lancarnya darah di sekitar Mr.P.

Kedua, Squats

Hormon banyak dihasilkan akibat gerakan-gerakan dalam squats. Hal ini terjadi karena banyak otot yang bergerak. Disamping itu, selain stamina yang meningkat otot gluteus dan kaki semakin kuat yang tentunya berpengaruh terhadap kinerja seks.

Ketiga, Kegel

Latihan kegel yang dilakukan secara rutin akan menghadirkan rasa yang luar biasa saat berhubungan seks. Otot-otot yang berkaitan dengan penahan pembuangan air kencing akan terlatih. Tentu ini membantu untuk mengatasi percepatan ejakulasi dini.

Keempat, Bench press

Otot pada bahu dan dada akan terbentuk dengan gerakan-gerakan bench press, yaitu gerakan menekan bangku. Selain itu, otot dada akan terbentuk ketika  rajin melakukannya. Otot kaki juga terbentuk sehingga memperkuat tubuh saat melakukan hubungan seks bersama pasangan.

Kelima, Push up

Gerakan dalam berhubungan seks hampir sama dengan gerakan olahraga yang push up, ketika gerakan seks dilakukan dengan gaya misionaris. Untuk itu diperlukan kekuatan oto bahu, perut dan oto tangan. Disamping itu rutin push up membuat pria semakin menarik di depan pasangan karena bodi yang six pack. Tentunya ini membantu memperkuat oto perut yang diperlukan dalam berhubungan seks, ketika pasangan pria berada di posisisi atas.

Keenam, plank

Gerakan olahraga yang satu ini hampir mirip seperti gerakan push up. Namun dalam gerakan plank, yang menjadi tumpuan adalah siku.  Cara melakukan gerakan ini yaitu siku digunakan sebagai tumpuan dalam waktu tertentu. Rutin melakukan gerakan ini selain memperkuat otot perut yang mendukung kegiatan seks gaya misionaris, juga menjauhkan punggung dari cidera.

Ketujuh, gerakan sudut 90 derajat

Gerakan ini dilakukan dengan cara berbaring telentang lalu kaki diangkat 90 derajat dengan posisi kaki lurus. Kaki juga bisa dinaik-turunkan atau ditahan. Ini berguna untuk ketahanan otot-otot kaki dan paha. Otot paha yang kuat akan berfungsi maksimal dalam berhubungan seks diberbagai gaya.

Kedelapan, gerakan putar pinggang

Posisi bisa dilakukan dengan cara berdiri dan kaki dibuka. Selanjutnya membungkuk hingga kepala sejajar dengan pinggang. Kedua tangan direntangkan dan diayun keatas-bawah hingga kedua tangan mendapatkan posisi secara bergantian. Fungsi dari gerakan ini adalah untuk kelenturan pada tubuh dan membuat rileks.

Kesembilan, Berjalan cepat

Ketika olahraga jalan cepat, ini akan membantu untuk melatih peredaran darah. Olahraga jalan cepat membuat aliran darah semakin lancar yang melatih ereksi bisa bertahan lama. Disampingi itu jantung juga semakin sehat sehingga tubuh tidak mudah lelah saat pertempuran diatas ranjang sedang berlangsung.

Dengan melakukan sembilan gerakan diatas, maka kehidupan seks akan di dapat secara maksimal. Tentu saja ini tidak hanya untuk kehidupan pribadi saja, namun untuk kepuasan pasangan juga.