3 Fakta Bahaya Seks Oral Bagi Kesehatan Tubuh

Seks mulut atau biasa disebut seks oral adalah salah satu bentuk variasi yang bisa dilakukan dalam hubungan intim dengan pasangan. Kebanyakan orang terutama pria sangat menyukai dan menikmati oral seks tersebut. Namun, di samping menikmati kenikmatannya, tidak banyak orang mengetahui tentang bahaya seks oral. Karena itu, penting bagi Anda dalam menjaga kebersihan alat kelamin Anda sebelum melakukan oral seks.

Bahaya seks oral (Seks dengan mulut)

1. Rentan terkena kanker kerongkongan

Sebenarnya bukan seks mulut yang dapat secara langsung menimbulkan bahaya kanker, namun keberadaan HPV ( Human Papilloma Virus) yang menyebabkan kanker terjadi. Area yang paling rentan mengalami kanker adalah area “oropharynx” yang ada di tengah kerongkongan dan “tonsil”.

3 Fakta Bahaya Seks Oral Bagi Kesehatan Tubuh - Anatomi Kerongkongan

Risiko terkena dampak bahaya kanker kerongkongan, selain disebabkan oleh seks yang menggunakan mulut, juga dapat disebabkan oleh kebiasaan “merokok” dan “mengonsumsi minuman berakohol”. Risiko tertular virus “HPV” di kerongkongan sama besar persentasenya antara pria dan wanita.

Cara mencegah penularan virus HPV dapat dilakukan dengan melakukan “vaksin” yang dapat menghindarkan dari “penyakit kelamin”. Pemberian vaksin ini dapat diberikan pada mereka yang sudah berusia di atas 9 tahun.

2. Efek psikologis

Masalah kebersihan adalah modal utama dalam melakukan seks oral ini. Selain itu, ada juga yang dengan melakukan seks menggunakan mulut karena tak ingin berada di bawah kendali pasangan prianya. Menurut sebagian wanita, melakukan oral seks membuatnya akan berada di bawah kontrol pria.

Namun, tak semua pasangan menganggap bahwa seks mulut sebagai hal yang buruk dan perlu dihindari. Sebagian pasangan lain menganggap justru menjadikan oral seks sebagai “variasi dalam berhubungan seksual”. Hubungan seksual yang menyenangkan bagi kedua pihak tentu akan membuat kehidupan seksual selalu hangat dan harmonis.

3.Risiko terkena penyakit menular seksual semakin tinggi

Virus lain selain HPV yang dapat menyerang adalah seperti HIV, Herpes, Sifilis, Gonore, hingga Hepatitis juga dapat menular kepada yang gemar melakukan seks menggunakan mulut tanpa adanya perlindungan. Tingginya faktor risiko penularan penyakit menular seksual (PMS) sangat beragam dan berbeda-beda kemungkinannya pada tiap individu. Bergantung kepada seberapa sering dan berapa banyak pasangan melakukan oral seks.

Untuk mencegah terjadinya PMS, Anda haruslah perlu melakukan perlindungan yang dilakukan sebelum melakukan seks mulut. Perlindungan yang dimaksud adalah dengan menggunakan berupa “kondom plastik” atau “lateks” yang direntangkan menutupi vulva wanita, sebelum pihak pria memberikan oral seks pada wanita.3 Fakta Bahaya Seks Oral Bagi Kesehatan Tubuh - Penanganan IMS

Dengan adanya perlindungan tersebut, diharapkan mulut pria tidak akan langsung bersentuhan dengan vagina. Begitu sebaliknya, sebelum melakukan seks oral pada pria gunakanlah kondom pada penis. Perlu Anda ingat bahwa,

“Resiko penularan penyakit pada mulut, lebih tinggi dialami oleh para wanita dibanding pria”.

Sebenarnya alasan utama orang-orang melakukan seks lewat mulut adalah untuk tujuan kenikmatan belaka, untuk meningkatkan keintiman hubungan, rasa penasaran hingga untuk meminimalisir risiko kehamilan. Khusus bagi pria, kenikmatanlah alasan utama mereka melakukan seks oral, sementara bagi kaum wanita, mempererat hubungan secara fisik, maupun emosional adalah alasan utama wanita melakukan seks mulut.

BONUS : Jika Anda malam ini ada rencana melakukan hubungan seksual, tapi masih takut karena ada sesuatu hal yang mengganggu kesehatan seksual Anda seperti ejakulasi dini dan kurang kuat dalam mempertahankan ereksi, jangan panik! Ada Spray Durevel Oil sebagai teman setia Anda di atas ranjang dalam mengatasi masalah gangguan seksual Anda.

Itulah 3 fakta bahaya seks oral seks bagi kesehatan tubuh. Dalam adanya informasi ini, Anda tentunya akan berpikir dua kali dalam melakukan hubungan seks lewat mulut. Semoga bermanfaat!!! (AB).