berhenti-seks

Obatoles123.com- 15 Bahaya Tubuh Ketika Berhenti Berhubunga Seks Terlalu Lama- Hubungan seks merupakan suatu kebutuhan bagi pasangan suami istri. Bercinta juga merupakan cara untuk meningkatkan keintiman, serta aktivitas yang menyenangkan.

Dari pandangan sains, rutin berhubungan seks membuat sesorang lebih baik secara emosional, sehat, dan bahagia.
Nah, jika demikian, apa jadinya jika seseorang berhenti bercinta?
Seperti dilansir dari News.com.au yang mengutip The Sun, berhenti berhubungan seks akan membawa kerugian pada tubuh dan jiwa secara umum. Dan yang paling merasakan dampaknya adalah kaum hawa.
Berikut lima hal yang terjadi pada tubuh jika tak lagi berhubungan seks.

1. Kehilangan Libido

 Sari Cooper, seorang terapis seks berpengalaman, mengatakan beberapa orang menahan diri dari seks mulai merasa lebih lamban, dengan sedikit demi sedikit mulai tak tertarik dengan seks.


Cooper mengungkapkan kepada Reader’s Digest bahwa beberapa kliennya menggambarkan turunnya libido tidak penting bagi mereka.
Namun, itu tidak sama untuk semua orang. Selama periode di mana tak punya pasangan bercinta, orang seperti itu justru merasa butuh seks.

2. Mudah Kecewa

Kurangnya kontak fisik dengan pasangan membuat beberapa orang merasa dirinya tak berguna dan berujung dengan mudahnya kecewa.
“Ketika orang berhubungan seks, dipastikan akan memiliki kontak kulit. Kontak dengan tubuh adalah hal dasar manusia untuk merasa nyaman, seperti ibu dan bayi,” kata Cooper.
“Berhubungan seks membuat banyak kontak tubuh pasangan, dan ini membantu menaikkan mood pasangan, karena biasanya mengeluarkan hormon oxytocin,” ujarnya. Namun, studi menemukan kurangnya aktivitas seksual tidak menyebabkan depresi.

3. Dinding vagina melemah

Dinding vagina melemah adalah tanda utama bagi wanita menjelang menopause. Jika secara radikal mengurangi seks saat bertambahnya usia, dinding vagina akan menipis dan bisa menyebabkan hubungan seks yang menyakitkan saat memutuskan untuk bercinta lagi.
Akhirnya North American Menopause Society merekomendasikan pasangan tetap melakukan penetrasi reguler untuk membantu kesehatan vagina selama masa menopause.

4. Kehilangan Lubrikasi

Bila sudah lama tak bercinta, vagina harus berjuang melumasi dirinya sendiri saat mulai berhubungan seks. Hal itu terjadi karena turunnya kekurangan hormon estrogen.
Dr Lauren Streicher, penulis Sex Rx: Hormones, Health, and Your Best Sex Ever, menjelaskan, “Jika Anda wanita muda yang berusia 20 atau 30 tahun, Anda akan memiliki banyak estrogen untuk memastikan jaringan tersebut tetap sehat, elastis, dan dilumasi saat dia tidak berhubungan seks. “Jika Anda seseorang berusia 60 dan tidak memiliki estrogen, Anda tak lagi memiliki minyak pelumas alami itu.”

5. Mudah Stres

Sebagian orang menganggap bercinta bisa mengurangi stres. Maka, orang seperti itu akan mudah stres jika frekuensi bercinta berkurang.

 

6. Anda akan sakit lebih sering

Sistem kekebalan tubuh Anda menjadi semakin lemah, ketika Anda lama tak berhubungan seksual. Anda ingin terhindar dari kedinginan dan penyakit flu? Tingkatkan intensitas hubungan seksual Anda dengan pasangan.

7. Tingkat stres Anda meningkat

Anda akan menjadi lebih sering merasa cemas, karena adanya penurunan hormon untuk membuat Anda merasa baik. Kurangnya intensitas berhubungan seksual dapat menyebabkan stres. Bahkan, penelitian telah menunjukkan bahwa ketika Anda berhubungan seksual secara rutin, maka Anda tidak lagi memiliki waktu untuk merasakan stres.

8. Anda akan sulit untuk terangsang

Kaum pria akan mengalami disfungsi ereksi, mungkin lebih tepatnya ejakulasi dini.

9. Mengubah mimpi Anda

Ketika lama tak berhubungan seksual, mungkin Anda akan mulai mengalami mimpi seksual atau orgasme dalam tidur.

10. Tidak lagi berhasrat untuk berhubungan seks
Ya, Anda akan mulai tidak menginginkan hubungan seks, karena libido Anda menurun.

11. Anda akan merasa jauh dengan pasangan
Jika Anda sedang berada di dalam sebuah hubungan, maka mungkin Anda akan mulai mendapat bahwa hubungan sedang di ambang kehancuran. Tidak jarang, Anda akan melihat orang lain lebih menarik.
Di sini harusnya Anda menyadari bahwa kehidupan seks yang rutin adalah satu hal yang penting.

12. Merasa riskan terhadap harga diri sendiri
Anda akan merasa kurang menarik atau bahkan lebih sedih daripada itu. Lama tak berhubungan seks membuat Anda tidak lagi percaya diri.

13. Untuk pria, resiko kanker prostat akan meningkat
Hal ini sebenarnya mengarah kepada sistem kekebalan tubuh Anda. Resiko seorang pria terkena kanker prostat akan meningkat, jika mereka lama tak berhubungan seks.

14. Untuk wanita, dinding vagina akan melemah
Berhubungan seks layaknya latihan kegel bagi seorang wanita. Bahkan jika Anda tidak mendapatkan apa pun dari hubungan seksual yang rutin, penting untuk latihan kegel setiap hari.

15. Resiko terkena infeksi penyakit lebih besar
Ya, karena dinding pertahanan tubuh Anda melemah. Hal menarik yang harus Anda ketahui adalah ketika Anda tidak melakukan hubungan seks selama 24 jam, maka kemungkinan Anda untuk terkena infeksi penyakit akan lebih besar.

sumber: www.liputan6.com